Showing posts with label Cerita Malam Minggu. Show all posts
Showing posts with label Cerita Malam Minggu. Show all posts

Saturday, April 14, 2018

Tuhan Tau Kita Mampu Saling Rindu, Walau Tidak Pernah Bertemu

Tuhan Tau Kita Mampu Saling Rindu, Walau Tidak Pernah Bertemau
Sumber pic dari Unplash


Hai jodohku, masihkah kau menunggu hari ini. Bagaimana dengan kabarmu, aku tau menunggu itu sesuatu yang sangat melelahkan. Kadang ada banyak godaan yang membuatmu berhenti untuk menunggu.

Masih adakah namaku dalam setiap baris doamau di tengah malam, atau sudah berganti dengan nama lain, berganti dengan keinginan dan cita-citamu yang sekarang sedang kamu usahakan.

Aku tau kamu masih menunggu dan berharap untuk segera bertemu sembari harap-harap cemas, apakah kita di pesatukan atau tidak.

Jangan lupa baca juga : Hai Jodoh, Masih Sabarkah Kau Menunggu?


Tuhan tau kita mampu untuk saling rindu


Kita itu mungkin sedikit aneh ya, saling rindu meski tidak pernah bertemu. Aku harap kamu tidak lelah menunggu, aku disini sedang berjuang semampuku agar segera cepat datang kerumahmu untuk bertemu orang tuamu.

Meski kadang ada sedikit hambatan dengan keadaan, namun aku tidak akan kalah dengan keadaan itu. Doamu yang menguatkan aku untuk terus bertahan sampai saat ini. Meski kita tidak pernah saling tau, bahkan sekedar nama sekalipun.


Pernahkah kamu bayangkan pertemuan kita nanti


Adakah terbayang kita dipertemukan nanti, atau mungkin semua tidak seperti yang kita bayangkan. Kita masih belum tau apa kita di pertemukan setelah menjalin persahabatan atau bertemu di waktu yang tidak sengaja.

Biarlah itu tetap menjadi sebuah rahasia Tuhan untuk kita, hari ini kita mungkin saling berharap dan memantaskan diri sebelum pertemuan itu tiba.

Biarkan sang pemilik hati yang menentukan kepada siapa hati ini akan menetap nantinya.

Saling berjuang untuk menjadi  kita


Ada yang bilang perjuangan kita itu aneh, dengan cara yang sedikit aneh di mata orang-orang. Padahal kita hanya meyakini apa yang di janjikan – NYA bahwa manusia itu di ciptakan berpasang-pasangan.

Aku dan Kamu sedang berjuang untuk menjadi kita, meski setiap jalannya tidak selalu mulus. Selalu ada drama di tengah-tengah yang kadang membuat kita goyah, ada yang datang lalu pergi atau mungkin kita yang menghindar. Itulah cara kita yang sedikit aneh katanya.

Meskipun terkadang aku disini sempat goyah, tapi sekali lagi kamu yang menguatkanku. Aku tidak ingin kamu kecewa nantinya.

Memimpikan masa depan itu memang indah ya.. seakan tanpa beban yang menganggu, kadang sampai lupa dengan hari ini.

Kita akan buktikan bersama bahwa janji – NYA itu pasti, meski tanpa pertemuan hari ini. Aku yakin sudah ada tempat dan waktu yang di siapkan untuk kita saling bertemu.

Kita tidak akan mungkin menghindar dari takdirnya. Sekarang kita hanya bisa saling menguatkan karena tidak ada yang tidak bisa selama kita yakin dengan ketentuan-NYA.

Kita hanya belum saling siap, sehingga belum di pertemukan.

Belum selesai. . . . . .


Ruang tamu
Postingan ini dikirim oleh:
Photo

Hanya orang biasa yang biasa melakukan kebiasaan-kebiasaan diluar orang-orang biasa. Blogger part time yang sehari harinya bekerja di perusahaan branding kawasan jakarta.

Saturday, March 24, 2018

Disini Aku Rindu, Bagaimana Kamu Disana

Disini Aku Rindu, Bagaimana Kamu Disana
Sumber pic Pexels


Mungkin berat ya untuk kita, atau hanya untuk aku sendiri. Kita mungkin saling rindu tapi tak mampu bertemu. Kita saling menunggu tanpa ada seorangpun yang tau, kita saling saut dalam doa mengadu kepada sang pemilik cinta.

Hai, ini malam minggu yang kesekian kalinya. Namun kita masih belum bisa berjumpa, masih tetap sama saling sapa dalam doa tanpa tau kabar bagaimana.

Cara kita mungkin tidak biasa di mata orang, cara kita sedikit aneh di mata mereka. Tapi mereka tidak perlu taukan, Cukup DIA kemudian saya yang tau rasa ini.

Aku bukanlah orang yang pandai mengartikan sebuah rindu lewat hujan, aku juga tidak pandai mengungkapkannya lewat lagu.

Aku tau kamu hari ini sedang menunggu, bukan hanya hari ini tapi sudah lama menungguku. Maaf untuk waktu yang kamu habiskan itu, kamu tidak lelahkan menunggu.

Jangan lupa baca juga : Hai Jodoh, Masih Sabarkah Kau Menunggu?

Aku tuangkan rindu itu dalam bait doa


Seperti inilah cara kita membingkai rindu, tanpa perlu mengumbarnya lewat media. Tanpa seorangpun yang tau bahwa kita saling sebut dalam doa.

Seperti inilah cara kita menghabiskan senja, tidak harus duduk berdua saling pandang di bawah langit jingga.

Rindu ini sudah terlalu berat untuk aku atasi sendiri, aku harap kita segera bertemu. Aku tau aku yang akan menjemputmu, jadi tetaplah sabar menunggu.

Bagaimana dengan harimu?


Disini sudah mulai senja, dan langit sedikit cerah tanpa ada tanda-tanda hujan akan turun. Bagaimana dengan langitmu disana?.

Bagaimana dengan hari ini?, apa harimu menyenangkan?. Aku harap semua yang kamu lakukan di mudahkan oleh - NYA.

Aku harap senjamu cerah dan tentunya bukan sekedar senja tapi hatimu jg cerah tanpa ada sendu di mata.

Sebentar lagi malam dan saat inilah kita bisa saling sapa, saling mengungkapkan bait rindu kepada-NYA.

***

Disini aku rindu, bagaimana dengan mu disana?. Tapi aku yakin pertemuan kita itu pasti, jadi tetaplah sabar menunggu.

Banyak orang yang datang untukmu lalu pergi dengan kecewa, mungkin malam ini kamu sedikit mendesak mengapa aku terlalu lama datang.

Percayalah, aku akan segera menemukanmu dalam sujud istiqarahku. Tetaplah jaga hati dan imanmu.

Selamat malam minggu ya untuk kamu.



Ruang tamu
Postingan ini dikirim oleh:
Photo

Seorang yang selalu setia dengan status jomblo, menanti yang tak pasti. Ya.. menanti kamu ninggalin pacar kamu.

Thursday, March 8, 2018

Kenangan Yang Sulit Dibinasakan

Kenangan Yang Sulit Dibinasakan
Sumber pic Pexels, 3 gambar saya edit jadi satu

Hujan malam ini melarutkan segalanya, namun kalian berdua berdiri di bawah lampu kota yang mulai meredup itu. Membicarakan setiap kenangan yang seakan mampu kalian bentuk sendiri semau nya. Setiap orang yang berdiri disana memiliki kenangan tersendiri, tapi kali ini hanya kalian berdua yang menjadi pemeran utamanya.

Indahnya malam itu ya, rasanya sulit untuk dilupakan. Kau boleh mengingatnya sebagai apapun, sesuka kepalamu memikirkannya.

Kalian berselisih tentang sebuah kenangan itu baik dan bagaimana cara membentuknya. Kenangan yang kalian bilang seperi sebuah lilin yang di panaskan, mampu kalian bentuk semaunya.

Atau di bakar untuk menghancurkan dan melupakannya. Tapi tidak semudah itu membinasakannya.

Jangan Lupa Baca Juga : Sepotong Martabak Manis Untukmu Yang Sedang Patah hati

Malam itu lampu kota mulai berkedip dari kejauhan


Sinarnya yang sedikit blur dan berkedip memanjakan mata yang mulai basah di guyur hujan. Dari kejauhan kalian mulai saling terdiam menghentikan sejenak perdebatan itu.

Hujan yang mulai sedikit reda, orang yang berlalu lalangpun tidak memperdulikan kalian berdua yang berdiri terdiam saling membalikan wajah.

Mungkin tidak diam, hati kalian yang saling bicara namun ego menutup segalanya. Apa yang membuat kalian rela berdiri dibawah hujan seperti itu, cinta memang membutakan segalanya.

Salah satu dari kalian mencoba untuk memulai bicara, memulai kembali mencairkan suasana. Seperti cairnya batu es terkena air hangat.

Sedikit demi sedikit lalu tawa terhias di wajah kalian malam ini. Dingin malam yang baru saja di guyur hujan menjadi terasa hangat melihat nya.

Meskipun tidak dipungkiri kalian merasakan kedinginan, karena hujan masih mengandung air. Meski menurut beberapa pecinta hujan dan mantan, hujan itu hanya  satu persen air dan 99 persennya kenangan. Meskipun hanya satu persen kalian tetap basah.

Lampu taman menjadi saksi bisu malam ini


Kalian berdua berdiri dibawahnya, memayungi  dari derasnya hujan. Menerangi sisi gelap hati kalian yang sedang berkelahi. Meski sedikit meredup dan beberapa kali berkedip. Tapi dia menjadi saksi malam itu, setidaknya sampai benar-benar padam dan berganti lampu baru.

Lima atau sepuluh tahun yang akan datang, apa kalian berdua akan ingat malam ini. Malam yang penuh kenangan dibawah langit kota yang diguyur hujan. Malam yang menjadi saksi kalian membuat sebuah janji.

Sebuah janji bukan untuk tidak saling menyakiti tapi berjanji untuk tidak saling pergi disaat salah satu dari kalian tersakiti.

Semoga saja itu bukan sekedar janji seperti orang yang sedang kampanye. Karena cinta itu terkadang selain janji hanyalah sebuah omong kosong menurut orang yang sedang patah hati.

Lampu yang perlahan meredup dan sesekali berkedip itu sekarang benar-benar padam, seketika membuat kalian berdua kaget lalu tertawa dan menertawakan diri kalian sendiri yang sedari tadi asyik sendiri berdiri disana.

Saksi bisu kalian malam ini sudah padam, karena sekitar tidak ada yang perduli keberadaan kalian berdua. Mungkin hanya saya dan lampu taman itu yang rela berlama-lama memperhatikannya, rela di guyur hujan menantikan endingnya.

Karena saya seperti melihat diri saya sendiri malam ini, kenangan itu sulit dibinasakan. Saya melihat janji yang hilang di bawah lampu taman itu, seperti yang kalian ucapkan malam ini.

Saturday, January 13, 2018

Sepotong Martabak Manis Untukmu Yang Sedang Patah Hati

MySatnite.com - Untukmu Yang Sedang Patah Hati

Sepotong Martabak Manis Untukmu Yang Sedang Patah hati
Sumber pic knkx(org) lalu saya edit lagi

Kepergian dan sebuah kehilangan sesuatu yang pasti akan terjadi dalam kehidupan kita. Dalam setiap kepergian terkadang memang harus ada yang namanya peratapan, untuk sekedar meluapkan emosi dalam diri, sedikit mengurangi rasa sakit dari kehilangan.

Sunday, December 31, 2017

Untuk Yang Pertama Pengisi Kekosongan

MySatnite.com - Cinta Pertama

Untuk Yang Pertama Pengisi Kekosongan
Sumber pic shmoop, jangan tanya kenapa gambar kucing. Karena mereka lucu.

Pagi yang cerah di awal bulan juni, secerah hatiku saat itu karena baru saja diterima disekolah yang selama ini aku idamkan. Namun bukan hanya itu saja yang membuatku senyum semringah dan semangat untuk cepat cepat berangkat kesekolah.

Aku bertemu dengan seseorang yang membuat hati ini sedikit gugup dihadapannya.
Ini berawal ketika aku berangkat sekolah kemarin, saat di halte dimana tempat menunggu bis jemputan dari sekolah.

Saat itu seperti biasa, aku yang memang selalu terlambat dan kesiangan akhirnya ketinggalan bis.

Tapi hal itu menjadi momen dimana aku bertemu dengan cinta pertamaku. Ya.. aku sebut itu cinta pertamaku walau masih ada embel embel monyetnya.

Yang tadinya sedikit kesal karena ketinggalan bis menjadi hari dimana paling aku syukuri. Setidaknya untuk saat itu.

Yang paling aku sykuri, aku punya teman terlambat hari ini. Dari seragam yang ia kenakan bertuliskan SMA 1 Tangkas OKUT.

Akhirnya kami berangkat dengan bis umum, Ia duduk di bangku paling belakang. Dengan sesekali aku melirik kearahnya.

Ingin rasanya bertegur sapa, setidaknya aku ingin tau namanya.
Namun seperti biasa, aku tak pernah punya keberanian seperti teman temanku yang lain.

Wajar saja aku sering dipanggil cupu disekolah, julukan yang sebenarnya tak pernah aku harapkan. Namun memang seperti itulah kenyataan yang ada.

Jangan lupa baca juga : Teruntuk Kamu Seorang Teman Yang bukan Sekedar Teman

Aku mulai terlihat bodoh didepanmu


Tidak terasa kamipun tiba disekolah, aku langsung berlari menuju kelasku. Karena sebentar lagi bel masuk akan berkumandang, sudah cukup buatku bersih bersih toilet pagi kemarin.

Tapi aku masih penasaran dengan gadis yang berseragam bertuliskan SMA 1 Tangkas itu. Kira kira ia masuk dikelas mana atau mungkin kakak kelasku.

Bel tanda masuk sudah berbunyi, semua sudah siap duduk di bangku masing-masing menunggu guru pertama datang.

“Selamat pagi anak-anak” sapa pak dirlan sang guru matematika.

“pagi pak” jawab kami.

“Hari ini bapak ingin ...... ...... ..... .....”. telingaku seakan tak perduli lagi dengan apa yang Pak Dirlan katakan. Mata ini langsung ternganga tanpa kedip melihat sosok gadis yang disebelah pak dirlan itu.

“Yess..” dengan kencang tanpa sadarnya aku berteriak dan berdiri.

“Ada apa Tama?,” tanya Pak dirlan.

“Ee ee anu pak, akhirnya saya hari ini bisa datang tepat waktu” Aku mulai terlihat bodoh.

“Bagus kalau begitu, baiklah Akina, silahkan perkenalkan diri kamu” suruh Pak Dirlan.

Yah ... namanya Akina, gadis yang aku temui di halte tadi. Ternyata ia anak pindahan dari Jakarta. Disini tinggal bersama kakek dan neneknya.

Setidaknya aku masih bisa memandangmu dari sudut sempit ruangan kelas


Jam pelajaran pertama dimulai, aku tak pernah bisa fokus mendengarkan mulut pak dirlan berceloteh menjelaskan angka dan rumus rumus yang membuat isi kepala ini bekerja ekstra.

Yang sekarang aku pikirkan bagaimana caranya aku bisa menyapa gadis imut yang sekarang duduk di bangku nomor 3 dari depan, baris keempat dari pintu kelas. Sangat jauh dari tempat dudukku yang paling belakang di baris pertama.

Tapi setidaknya aku bisa leluasa memandangi ia dari sini, Nikmat tuhan mana lagi yang engkau dustakan.

Tidak terasa bel istirahat pun telah berkumandang, si gadis imut bernama Akina itu sudah seperti gula dikerubungi teman satu kelas untuk sekedar bertanya-tanya.

Jujur saja, kami hanya tau Jakarta itu dari tivi dan cerita-cerita buku di perpustakaan. Terkadang sesekali ada guru kami yang pernah ikut pelatihan disana menceritakan tentang Jakarta. Yang katanya kota metropolitan dengan gedung gedung tinggi.

Aku sendiri bingung, bagaimana orang bangun gedung tinggi seperti itu. Memang tidak takut roboh?. Pohon kelapa samping rumahku saja saat angin kencang sudah roboh.

Sulit memang membayangkan yang diluar kepalaku. Mungkin suatu saat nanti aku akan pergi kesana untuk melihatnya langsung.

Aku mulai merasa hilang harapan dengan dirimu yang semakin populer


Hari hari pun berganti, namun masih saja aku belum pernah sekalipun menyapa Akina walaupun kami satu kelas. Entahlah, mulut ini sulit sekali raasanya terbuka, langkah berat seakan penuh beban.

Akina, gadis imut dari Jakarta yang meluluhkan hati ini, sekarang menjadi gadis populer di kelas bahkan disekolah. Dari kakak kelas sampai ibu kantinpun sekarang mengenalnya.

Semakin minder dan merasa jauh saja, mana mungkin ia mau berkenalan dengan aku yang hanya kutu buku ini.

Mungkin aku tetap melanjutkan hari hariku seperti biasa, mengumpulkan informasi sebanyak banyaknya di kepala dari buku buku usang di perpus.

Namun disaat kaki melangkah keluar dari pintu kelas ada suara aneh mengiringi dari belakang.

“Taamaa” Pelan namun pasti, suara itu aku kenal. Ya.. hari ini aku sedang tidak beruntung.
Itu suara pengemis disekolah ini, doni, eka dan roni. Anak kelas 3 yang semena-mena dengan adik kelas tak berdaya seperti aku.

“Mau kemana kamu?” tanya doni.

“Ini kak, ee ee mau ke ke” Haduh.. kenapa aku selalu gugup seperti ini. Semakin bahagia wajah mereka untuk menindas.

Namun tuhan berkata lain...

“Ghemm..”.

Itu suara pak Dirlan dari belakang, para pengemis itupun langsung pergi. Akhirnya aku terselamatkan hari ini.

Kebodohan yang selalu aku tunjukkan didepanmu


Hari yang seperti biasanya,  masih di bulan juni namun sudah di penghujung. Tinggal beberapa hari lagi Juli pun tiba.

Sedang asyik diperpus, tiba tiba ada yang menyapaku dengan lembut.

“Tama, kamu sering di perpus juga?”

Saat melihat kearahnya “ee.. ee iya, biasa aku memang sering bantu bantu bersihin dan ngerapihin buku disini, dari pada istirahat bengong aja”. Jawabku dengan Pede 100%.

"k k kamu kok bisa tau nama aku" Tanyaku yang mulai GR (Gede Rasa)

"Iyalah, kitakan satu kelas. Lagian itu ada papan nama di baju kamu"

Hit combo kelihatan bodoh di depan Akina.

“Tamaa, buruan. Jangan sambil ngobrol, mau ditambah hukumannya?” saut ibu penjaga perpus dengan muka murka.

“ii..ii iya bu” jawabku dengan senyum aneh.

“Jadi kamu lagi dihukum tam?” cetus Akina, dengan sedikit senyum.

Oke, hari ini aku dihukum karena telat mengembalikan buku ke perpus. Bukan masalah hukumanannya. Tapi kenapa Akina menyapa aku saat momen yang tidak tepat. lagi lagi aku terlihat bodoh didepannya untuk kedua kalinya.

Ini jauh dari ekspetasiku yang berharap kesan pertama kami bertemu dan saling sapa itu ketika aku terlihat keren dimatanya, seperti itulah yang aku tonton di tivi.

Tapi yang jauh lebih penting adalah akhirnya aku dan Akina bisa tegur sapa, meski dengan kesan pertama yang kurang mengenakan.

Kesan pertama yang membuat aku terlihat bodoh, kesan pertama yang membuat aku semakin terlihat cupu. Namun tetap aku syukuri.

Pada akhirnya waktu tetap berpihak padaku, meski mulut masih terasa kaku


Tuhan selalu punya rencana indah untuk saling mempertemukan dengan tidak kesengajaan. Dari pertemuan pertama tanpa kata, dari sapa tanpa makna. Akhirnya kami mulai terbiasa dengan suasana.

Akina : “Tama.. Tam, Makan mie ayam yok? Aku yang traktir hari ini”

Aku : “Siaap, bentar aku mau simpen tulisanku dulu.”

Hujan dipenghujung desember sudah mulai reda, langkah kaki mulai pudar dalam genangan.

Langkah tetap melaju meski rindu hanya terpatri dalam kalbu, lagi lagi mulut sulit terbuka hanya sekedar mengucap Aku Rindu.

***

Gedung tinggi yang selalu aku bandingkan dengan pohon kelapa disamping rumah, hari ini tepat di depan mataku. Hidup itu memang harus dinikmati, sampai dimana yang sekedar mimpi belaka mampu menjadi nyata dengan bantuan usaha dan doa.

Lihat Akina, aku sudah berdiri di kotamu, namun tetap dengan senyummu didepanku sembari menikmati mie ayam dibawah tenda biru.

Akina, selamat tahun baru. Ini tahun baru yang kesekian kalinya namun terasa sama dan hampa.

Saturday, December 16, 2017

Teruntuk Kamu Seorang Teman Yang Bukan Sekedar Teman

MySatnite.com - Teman Yang Bukan Sekedar Teman

Teruntuk Kamu Seorang Teman Yang Bukan Sekedar Teman
Sumber pic litlepups terus diedit lagi - jangan tanya kenapa kucing - ini cuma fiksi lo

Aneh rasanya saat sebuah kebersamaan yang selalu kita lalui berubah menjadi perasaan yang ambigu. Pada awalnya tidak pernah ada terbesit untuk menyimpan rasa, bahkan untuk menyapamu dengan lembut saja sangat sulit.

Tapi dengan berjalannya waktu, semua berubah dari yang sederhana menjadi rumit. Dari yang biasa menjadi sesuatu yang sulit diterka.

Tapi kau menganggap semuanya seperti biasa, tidak ada terlihat yang berubah. Namun semakin hari aku merasa tersiksa menahan perasaan yang terlanjur tercipta.

Perasaan ini sedikit mengganggu namun aku bahagia merasakannya


Sedikit mengganggu karena ada rasa cemburu, tapi apa daya tidak ada upaya untuk aku mampu berkata.

Ingin rasanya mengatakan "Hey, Akina. Aku pengen makan mie ayam". Asal kau tau bukan itu yang ingin aku ucapkan.

Tapi lidah kelu rasanya dan berdalih mencari alasan agar mampu duduk dan makan berdua denganmu.

Bahagia ketika aku memiliki perasaan ini, tidak tau kenapa? yang pasti rasanya perasaan ini membuat semangat hidupku meningkat 50%.

"Cinta memang sulit dimengerti, tapi tidak ada habisnya untuk dibahas dan tidak pernah ada rasa bosan untuk saya membahasnya"

Jangan lupa baca juga : Akina Bunga Dimusim Semi

Perasaan ini hadir ketika pertemanan kita sudah terjalin


Bingung rasanya antara sebuah pertemanan yang sudah terjalin atau mengikuti ego dan perasaan yang baru saja hadir.

Ingin rasanya lidah ini mengucap tapi selalu terdiam saat kau berdiri didepanku dengan senyum sedikit sayu.

Tidak ada yang salah, mungkin karena sebuah kebersamaan yang membuat rasa ini hadir tanpa aku sadari.

"Seperti lagu zigaz saja Sahabat jadi cinta, saya pikir ini hanya terjadi dalam lagu dan ftv saja. Di dunia nyata bahkan sering terjadi"

Kenapa tidak jujur saja?


Terkadang ingin rasanya jujur dengan perasaan yang sedang dirasakan tapi seperti yang aku katakan diatas. Lidah ini kelu untuk berucap, hanya bisa berucap untuk mengajak makan mie ayam.

Takut ketika perasaanku tidak berbalas dan hubungan pertemanan ini sedikit demi sedikit akan merenggang.

Jadi aku putuskan untuk tetap diam dan menikmati saja yang terjadi dari hari kehari sebelum semuanya berakhir. Karena aku yakin semuanya tidak akan selalu seperti ini, ada awal pasti ada akhir.

"Lucu memang, cinta itu membutakan segalanya terkadang diri kita seperti orang idiot dibuatnya. Tapi seperti apapun cara pandang masing-masing orang, cinta itu tetap sebuah anugrah dari tuhan"

Pada akhirnya akan tetap sama


Meski sedekat apapun jarak kita, kalau memang Allah berkehendak kita tidak bersama apa mau dibuat.

Jadi biarkanlah perasaan ini selalu aku simpan dan menunggu waktu yang tepat disaat hati sudah mantap dan siap.

Bukan sebuah ungkapan semata tapi sebuah rencana yang lebih dari sekedar kata-kata. Mungkin suatu saat kita terpisah jauh, tapi jika Allah menakdirkan kita bersama, semua akan kembali sama.

Aku simpan saja rasa ini dan setiap hari akan kubuat proposal untuk memintamu dari tangan-NYA lewat baris doa.

"Pada akhirnya cinta itu masih menjadi sebuah rahasia tuhan, meski kita bicara saling cinta dan berjanji untuk bersama. Namun ketika Allah berkata, dia bukan jodohmu, mau bilang apa"

***

Lihatlah Akina, hujan pertama di minggu kedua bulan Desember telah reda. Meski tidak ada pelangi sesudahnya namun tetap saja ada mentari dan harapan di sudut senja.

Kau tau, seperti namamu "A-k-i-n-a" yang berarti bunga dimusim semi. Meski diterpa derasnya angin dan air hujan kau tetap berdiri dengan senyum sayumu, secantik bunga yang mekar dimusim semi.

Bahagia rasanya bisa duduk berdua denganmu di bawah tenda biru ini, sambil menikmati pemandangan orang yang berdatangan. Indah bukan.

Saya : "Bang, mie ayamnya satu lagi"

Akina : "Kamu gak kenyang-kenyang Tam, saya juga satu lagi deh di tambah baksonya ya :D"

Saturday, November 25, 2017

Mantan dan Patah Hati

Mantan dan Patah Hati
Sumber pic Pixabay, kalo gambar enggak nyambung enggak apa kan.

Kenapa harus ada mahkluk yang namanya mantan?, itu salah satu ucapan teman saya yang sedang mengalami patah hati karena ditinggal pacarnya dengan laki laki lain.

Dua hari yang lalu kabar buruk menimpa salah satu teman kost saya. Dia diselingkuhi sama pacarnya, bahkan ini yang ke tiga kalinya hubungan percintaannya berakhir tragis dengan ending diselingkuhi.

Efek dari patah hati yang dirasakan membuat teman saya ini semangat hidupnya turun drastis.
Makan saja sudah tidak nafsu lagi, karena saya teman yang baik akhirnya saya ajak makan diluar.

Awalnya dia tidak mau, tapi saat bilang kalau saya yang bayarin dia langsung berdiri. Hmm Begitu hebat nya patah hati itu, sampai segitunya.

Kalau ngomongin soal patah hati memang tidak jauh-jauh dari mantan, begitupun sebaliknya ketika ngomongin soal mantan pasti terselip noda patah hati. Tapi tidak juga selamanya yang namanya patah hati karena mantan.

Bisa saja patah hatinya karena ditolak, berarti bukan mantan dong.

Tapi tunggu dulu, kalau ditolak berarti itu mantan gebetan. Sudah saya putuskan dan fix, patah hati itu selalu ada hubungannya dengan mantan.

Jangan lupa baca juga : Jomblo Juga Ciptaan Tuhan

Kenapa harus ada mahluk yang namnya mantan?


Ini pertanyaan konyol sebenarnya, tapi saya maklumin mungkin kondisi psikis teman saya masih belum pulih sepenuhnya dari efek patah hati.

Tapi bukan teman saya saja yang seperti ini, diluar sana banyak saya liat status di FB, twitter permasalahin soal mantan.

Menurut saya kalau memang tidak mau ada makhluk yang bernama mantan, ya jangan pacaran. Kalaupun pacaran, pertahanin jangan sampai putus kalo bisa sampai nikah. Walau masih disebut mantan pacar, tapi setidaknya jadi istri dan kamu tidak akan patah hati.

Mantan hanya mengingatkan luka patah hati


Sudah kembali dengan kehidupan yang normal tidak ada bayang bayang yang namanya mantan lagi. Luka dari patah hati pun sudah mulai pulih, hidup sudah mulai berwarna kembali.

Tapi ada saat saat dimana kita kembali mengingat tentang mantan, bisa karena mendengar lagu yang pernah diputer bersama, harum parfum kasir indomaret yang mirip dengan punya doi atau teman yang iseng ngingetin.

Kalau sudah begini luka lama bersemi kembali, yang tadinya sudah menikmati hidup baru harus terusik dengan ingatan ingatan yang mengganggu hati.
...
Tapi tidak selamanya patah hati itu berdampak buruk untuk diri kita kalau kitanya bisa menyikapinya secara dewasa dan berfikir logis saja. Buat pertanyaan untuk diri kita sendiri, kenapa saya patah hati?, kenapa saya diselingkuhi?.

Jangan selalu mencari kesalahan sesorang tapi lupa dengan kesalahan sendiri dan membenarkan diri saja.

Patah hati sebagai bahan introspeksi diri


Saat kita mengalami yang namanya patah hati pasti emosi tidak akan terkendali, semua kesalahan ditimpakan kepada mantan. Apa lagi patah hati karena diselingkuhi, kita akan merasa benar sendiri. Merasa menjadi orang yang paling tertindas dan disakiti.

Ini hal yang lumrah karena saya juga seperti itu ketika dulu patah hati, tapi setelah itu saya sadar mungkin hanya saya saja yang menaruh harapan terlalu besar.

Alhasil ketika harapan tidak sesuai dengan apa yang terjadi timbul gejolak di hati dan berujung patah hati.

Kenapa kita selalu diselingkuhi? Coba ingat ingat apa yang kurang dan apa kesalahan yang pernah kita buat sehingga si doi ninggalin kita demi cowok lain.

Mungkin kamu yang terlalu over protektif, kurang sopan, kasar atau kamunya jarang mandi. Doi ninggalin kamu karena orang lain pasti itu orang ada lebihnya yang tidak ada dalam diri kamu. Kemungkinan lebih ganteng dan sering mandi.

Sebagai pelajaran untuk menjadi lebih dewasa


Belajar tidak harus didapatkan dari pendidikan formal, apa lagi belajar soal kehidupan dan gagalnya percintaan. Tidak akan ada pelajaran yang menjelaskan tentang hal tersebut.

Jadikan kegagalan cinta kamu sebagai pelajaran untuk kamu menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Setelah instrospeksi diri, mulailah perbaiki kesalahan kesalahan yang kamu lakukan agar tidak terulang kembali.

Mulai rubah sifat yang mungkin menyebabkan sidoi pindah kelain hati, mungkin sifat kamu yang terlalu kekanaak kanakan seperti sedang jalan dengan pacar minta beliin balon atau mobl mobilan.

Gagal dalam percintaan itu soal biasa, yang terpenting jangan sampai galaunya mengganggu prestasi dan semangat hidup kamu.

Apa lagi sampai tidak mau makan karena patah hati, mantan kamu tidak akan kembali lagi meski kamu tidak makan sebulan penuh. Hal semacam itu hanya membuat semakin menderita tanpa ada manfaatnya.

Jadilah pribadi yang dewasa menerima segalanya dengan lapang dada seperti lagu sheila on 7. Perempuan tidak hanya satu begitupun dengan yang perempuan, cowok masih banyak.

Jangan tangisi yang sudah pergi dengan yang lain, kalau memang takdirnya hanya jadi mantan ya terima saja. Kalau bisa jadi teman kenapa tidak, tapi kalau tidak bisa ya tidak apa apa.

Mantan dan patah hati memang sulit dipisahkan karena saat bicara patah hati selalu membawa nama nama mantan. Allah selalu punya rahasia dan rencana yang baik untuk kita, itung itung kamu jagain jodoh orang.